Muhaimin Belum Diajak Bicara Soal Reshuffle Kabinet

Muhaimin Belum Diajak Bicara Soal Reshuffle Kabinet

- detikNews
Selasa, 20 Sep 2011 15:29 WIB
Muhaimin Belum Diajak Bicara Soal Reshuffle Kabinet
Jakarta - Reshuffle kabinet telah dipastikan segera dilakukan oleh Presiden SBY. Menanggapi hal ini, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar enggan berkomentar banyak.

"Belum tahu saya, kita belum tahu," ujar Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin, kepada wartawan sebelum mendampingi Presiden SBY bertemu pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Gedung Setneg, Jl Majapahit, Jakarta Pusat, Selasa (20/9/2011).

Cak Imin ditanya wartawan soal reshuffle kabinet yang telah dipastikan akan dilakukan Presiden SBY. Lebih lanjut, Cak Imin mengakui baik dirinya maupun Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belum diajak Presiden SBY untuk membicarakan persoalan reshuffle tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Belum (diajak bicara). Setahu saya belum (ada pembahasan)," jawabnya.

Menghadapi reshuffle kabinet ini, Cak Imin mengaku biasa-biasa saja. Menurutnya, kebijakan mereshuffle kabinet menjadi hak istimewa presiden yang tidak bisa diganggu gugat.

"Monggo, memang reshuffle itu hak prerogatif presiden. Kita tidak punya pengetahuan kapan, sama kayak teman-teman, sama-sama tidak tahu," tutur Cak Imin.

Saat ditanya kesiapan jika memang dirinya masuk dalam menteri yang di-reshuffle, Cak Imin lagi-lagi enggan berkomentar.

"Wong belum dengar apa-apa kok, gimana, belum dengar apa-apa. Pasti diajak bicara biasanya," tandasnya.

Wacana reshuffle kabinet tengah hangat dibicarakan sejumlah kalangan. Sejumlah menteri disebut-sebut bakal dilengserkan. Beredar kabar Menteri ESDM dan Menhub terancam direshuffle. Freddy dinilai gagal melaksanakan program zero accident angkutan darat, laut, dan udara. Sedangkan Darwin banyak menuai kritikan selama menjabat Menteri ESDM.

Menko Kesra yang juga Waketum Golkar Agung Laksono juga dikabarkan akan tergusur. Wakil Ketua Umum Golkar Sharif Cicip Sutarjo dikabarkan tengah disiapkan untuk menggantikan Agung. Ada juga Sekjen Golkar Idrus Marham yang dikabarkan ada di barisan antre posisi menteri.

Terakhir, saat ditanya soal isu reshuffle kabinet, Presiden SBY menjawab, "Tunggu tanggal mainnya." Staf Khusus Presiden SBY, Daniel Sparringa, berpendapat ucapan Presiden SBY tersebut berarti reshuffle segera terjadi.

"Ekspresi yang dipilih oleh Presiden mengikuti gaya ekspresi seperti di film. Kan ada hari ini, segera dan akan datang. Kalau ini berarti segeralah," kata Daniel Sparringa di Gedung Bina Graha, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (20/9).

(anw/anw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads