Aksi dengan membawa spanduk dan poster kecaman terhadap Banggar DPR itu diawali sekitar pukul 11.00 WIB dari Bundaran Air Mancur, Jalan Pahlawan, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (20/9/2011). Selain orasi, sebagian membagikan selebaran ke pengguna jalan.
Beberapa menit kemudian, mereka bergeser ke kantor DPRD Jateng yang jaraknya hanya 50 meter dari lokasi awal. Sejumlah polisi menutup pintu gerbang dan membuat barikade. Mahasiswa tak diizinkan masuk sebelum ada kejelasan dari pihak DPRD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika mahasiswa meminta tanggapan soal pembubaran Banggar, Rukma hanya mengatakan, mekanisme hal itu berada di pusat sehingga tidak bisa berbuat apa-apa. Kemudian, mahasiswa memberikan tikus dalam sangkar dan kardus kepada yang bersangkutan.
"Kami punya kado untuk Bapak. Tolong tikus ini diterima dan ditempatkan sesuai sarangnya," kata mahasiswa menyindir.
Rukma menerima tikus dalam sangkar dan sempat mengangkat ke atas agar semua mahasiswa tahu kadonya diterima. Tepuk tangan dan teriakkan pun bergemuruh. Aksi tertib ini berakhir sekitar pukul 12.00 WIB.
(try/nwk)










































