Staf Khusus SBY: Reshuffle Tunggu Tanggal Mainnya, Berarti Segeralah!

Staf Khusus SBY: Reshuffle Tunggu Tanggal Mainnya, Berarti Segeralah!

- detikNews
Selasa, 20 Sep 2011 12:54 WIB
Staf Khusus SBY: Reshuffle Tunggu Tanggal Mainnya, Berarti Segeralah!
Jakarta - Apa arti jawaban Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyebut 'reshuffle tunggu tanggal mainnya?' Staf Khusus Presiden SBY, Daniel Sparringa, berpendapat reshuffle berarti segera terjadi.

"Ekspresi yang dipilih oleh Presiden mengikuti gaya ekspresi seperti di film. Kan ada hari ini, segera dan akan datang.
Kalau ini berarti segeralah," kata Staf Khusus Presiden SBY Bidang Komunikasi Politik, Daniel Sparringa, di Gedung Bina Graha, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (20/9/2011).

Menurut dia, time frame reshuffle tidak terlalu penting. Ia menggambarkan ibarat hal tersebut seperti sedang memprogram suatu proyek.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tetapi niatnya, ikhtiarnya, hajatnya menyiapkan tim yang siap untuk memikul suatu tugas baru, yaitu akselerasi 3 tahun ke depan. Kita akan lari dalam pengertian lari lebih cepat, lebih lama seperti maraton," ujar Daniel.

Ketika ditanya siapa tim baru tersebut, Daniel berpendapat yang lebih penting adalah komitmen, semangat dan kepercayaan baru.

"Tim itu kalau ada sebutan baru hanya karena sebagian baru diganti, atau bergeser, tidak membuat semuanya berakhir pada kabinet yang baru karena sebetulnya jauh lebih penting dari itu adalah apa yang disebut komitmen baru, semangat baru dan kepercayaan baru 3 tahun ke depan harus dicapai lebih cepat," papar dia.

Ia juga menolak menyebut jumlah menteri yang bakal digusur, termasuk dari kalangan mana para menteri baru nanti berasal.

"Saya minta izin kepada publik untuk tidak menyebut nama dan jumlah. Sekali lagi biarlah wibawa dan kehormatan itu dimiliki oleh Presiden dan wapres," kata Daniel.

Daniel mengatakan Presiden SBY hingga kini belum melibatkan siapa-siapa, kecuali Wapres Boediono dalam menentukan reshuffle kabinet. Pada waktu yang tepat, kata dia, Presiden SBY juga akan melibatkan parpol-parpol.

"Parpol juga akan mengerti sukses pemerintahan juga sukses parpol. Jadi ada spirit baru, kita mengubah dengan dulu apa yang disebut tersandera, sekarang kita datang dengan semangat persaudaraan," kata dia.

(aan/asy)


Berita Terkait