"Bidang profesinya, soal administrasinya itu urusan pribadi beliau. Tapi soal keartisan dan rekaman itu kita yang ngurus," kata kuasa hukum perusahaan rekaman PT Falcon Interactive, Andri W Kusumah dalam jumpa pers di kantor pengacara Farhat Abbas di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (20/9/2011).
Andri mengatakan, perusahaan akan menjamin Briptu Norman secara khusus dalam bidang keartisannya. Namun Falcon sendiri menyayangkan keputusan Norman yang hendak mundur dari institusi Polri. Briptu Norman hadir di industri rekaman karena nama Briptu-nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andri mengaku jika Norman memang akan keluar dari Polri, perusahaan akan menyiapkan sesuatu yang beda. Apa itu? Andri belum mau menjelaskannya.
"Kita akan menyiapkan sesuatu yang khusus buat dia. Akan kita kemas dalam sesuatu yang berbeda. Kalau untuk soal seragam, sekarang kan banyak. Bukan cuma kepolisian," jelasnya.
Andri menjelaskan Briptu Norman sudah teken kontrak dengan Falcon sejak awal April. Kontrak ini untuk 2 lagu yang akan dinyanyikan Norman. Namun ada revisi kontrak. "Jadinya satu album dan satu film," ungkapnya.
(gus/asy)











































