Cegah Perkosaan, Polisi Harus Gencarkan Pengintaian & Pengejaran

Cegah Perkosaan, Polisi Harus Gencarkan Pengintaian & Pengejaran

- detikNews
Selasa, 20 Sep 2011 09:28 WIB
Jakarta - Kasus kekerasan dan pemerkosaan dalam angkutan kota harus segera dihentikan. Polisi pun diminta menggencarkan tugas pengintaian dan pengejaran di rute-rute yang rawan kejahatan.

"Caranya bisa menyusupkan polisi yang tidak berseragam di rute-rute yang rawan. Bisa menyamar sebagai penumpang sementara rekan-rekannya terus memantau. Begitu ada yang mencurigakan bisa segera dikejar," ujar pengamat kepolisan, Alfons Loemau kepada detikcom, Selasa (20/9/2011).

Menurut Alfons, mencegah perkosaan dan melakukan deteksi dini, tentunya lebih mudah daripada menghadapi jaringan teroris. Hal ini sederhana, tetapi memerlukan kemauan keras dari kepolisian wilayah seperti Polsek dan Polres untuk memberikan pengamanan dan rasa aman di wilayah operasi mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seharusnya ada data base yang memadai di setiap Polres dan Polsek. Bagaimana rute angkutan kota. Daerah mana saja yang rawan kejahatan. Ini data kerawanan daerah. Polisi yang baik harus punya data awal. Kalau mau kerja, Pengumpulan Bahan Keterangan (Pulbaket) ini fungsi deteksi dini," terang mantan perwira menengah Polri ini.

Selain hal tersebut, polisi juga perlu menggiatkan fungsi Polmas atau sinergi polisi dan masyarakat. Harus dipelajari betul bagaimana cara menerima laporan dari masyarakat. Sehingga masyarakat tidak takut dan segan untuk memberikan info pada polisi.

"Kalau sekarang kan banyak orang malas lapor polisi. Takut nanti malah dijadikan tersangka atau apalah. Ini harus dibenahi juga," harapnya.


(rdf/did)


Berita Terkait