Wartawan Laporkan Siswa SMU 6 ke Polres Jaksel

Wartawan Laporkan Siswa SMU 6 ke Polres Jaksel

- detikNews
Senin, 19 Sep 2011 23:26 WIB
Wartawan Laporkan Siswa SMU 6 ke Polres Jaksel
Jakarta - Salah seorang korban pemukulan oleh sekelompok siswa SMA 6 membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan. Yudhistiro Pranoto yang berprofesi sebagai fotografer koran Seputar Indonesia itu menderita luka di pelipis kanannya.

"Malam ini saya buat laporan ke Polres Jakarta Selatan terkait insiden di SMU 6," ujar Yudhis kepada wartawan di Polres Jakarta Selatan di Jl Wijaya, Jakarta Selatan, Senin malam (19/9/2011).

Dalam bentrokan antar wartawan dan pelajar SMU 6, Yudhis sempat menjadi bulan-bulanan. Saat bentrok pecah Yudhis berusaha melarikan diri, namun terjatuh. Saat mencoba bangun ia ditendang dari belakang. Bahkan sebuah conblock melayang ke arah muka Yudhis, beruntung ia bisa menghindar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yudhis sempat tidak sadarkan diri. Dia langsung dilarikan dilarikan ke RSPP. "Hasil di RSPP tidak ada masalah, saya khawatir geger otak karena sebelumnya saya muntah-muntah," katanya.

Dalam bentrokan tadi seorang fotografer Kompas Banar Fil Ardhi juga mengalami luka. Banar terluka di bagian dahi kirinya. Sementara itu kaca mobil Trans TV retak di bagian depan terkena lemparan batu.

Aksi ini bermula saat wartawan Trans7 mengalami penganiayaan saat melakukan aktivitas jurnalistik. Reporter Oktaviardi mengambil gambar saat anak-anak SMA 70 dan SMA 6 tawuran di sekitar kawasan Blok M pada Jumat (16/9), pukul 18.30 WIB.

Octaviardi kemudian dikeroyok oleh sejumlah siswa berseragam tersebut. Tak hanya dikeroyok, kaset rekaman berisi tawuran antar pelajar itu pun ikut dirampas.

(did/rdf)


Berita Terkait