"SDN 06 Malaka Jaya berada di daftar pertama yang termasuk rehab berat. Surat pengajuan sudah ditandatangani sejak 28 Maret 2011 lalu," kata Rasyid kepada wartawan, Senin (19/9/2011).
Menurut Rasyid, SDN 06 Malaka Jaya termasuk salah satu dari 105 daftar sekolah di wilayah Jakarta Timur yang masuk dalam rencana rehab. Usulan rehab bangunan sekolah rencananya akan diusulkan melalui pengunaan dana ABT (Anggaran Biaya Tambahan) tahun 2012 sebesar Rp 1,972 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita hanya mengusulkan, sementara yang menerima pengajuan itu adalah Bapeda," jawabnya.
"Kami juga turut kecewa karena semua usulan rehab tidak ada satupun yang disetujui. Padahal SDN Malakajaya 06 berada di urutan pertama dari 105 yang disulkan. Kapasitas kami hanya mengusulkan sampai Bapeda, selanjutnya kewenangan Bapeda dan dewan untuk keputusannya," imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, atap dan plafon SDN 06 Malaka Jaya ambrol. Pasca insiden tersebut, pejabat DKI Jakarta berbondong-bondong meninjau sekolah tersebut pada bulan Januari 2011.
Belumlah tersentuh renovasi, Minggu pekan lalu atap sekolah di ruang yang lain juga ambrol. Akibatnya, beberapa murid kelas 6 harus mengungsi belajar di mushola.
(ahy/did)











































