"Apakah isu reshuffle menarik? Buat saya tidak menarik karena itu hak prerogatif presiden. Terserah presiden menentukan siapapun, kapanpun dan dari partai apapun yang direshuffle," kata SDA.
Hal itu disampaikannya sebelum rapat anggaran dengan Komisi VIII DPR, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/9/2011) malam.
Menurutnya reshuffle tidak dilakukan hanya karena ada momentum yang tepat. Namun perombakan kabinet dilakukan tergantung kebutuhan presiden.
Begitu juga terkait dengan isu reshuffle Menpera Suharso Monoarfa. SDA yang juga selaku ketua umum PPP membantah isu dicopotnya Suharso. Menurutnya belum ada pembicaraan internal partai terkait hal itu.
"Belum, kami belum membicarakan masalah itu (Suharso)," tutup SDA yang mengenakan baju safari biru dongker itu.
(feb/rdf)











































