Dharnawati Bantah Mengadu ke Muhaimin

Dharnawati Bantah Mengadu ke Muhaimin

- detikNews
Senin, 19 Sep 2011 20:41 WIB
Jakarta - Tersangka kasus suap Kemenakertrans, Dharnawati membantah pernyataan kuasa hukumnya, Farhat Abbas yang menyebut dirinya pernah bertemu dengan Menakertrans Muhaimin Iskandar untuk mengadu tentang ulah dua pejabat Kemenakertrans, Dadong Irbarelawan dan I Nyoman Suisnaya. Dharna memang pernah mengadu, namun bukan ke Muhaimin melainkan KPK.

"Belum pernah (ketemu Muhaimin)," tutur Dharna usai diperiksa di gedung KPK, Jl Rasuna Said, Jaksel, Senin (19/9/2011).

Dharna mengatakan, Sindu Malik, Nyoman dan Dadong meminta 10 persen dari nilai proyek Pembangunan Percepatan Infrastruktur Daerah Transmigrasi. Namun Dharna mengaku tidak pernah menyetor uang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tetapi saya tidak pernah mau," ujar Dharnawati.

Dharna akhirnya menyerahkan uang karena terus didesak.

"Tapi karena didesak terus dengan ancaman usulan saya semua dibatalkan kalau tidak memberikan, akhirnya saya bantu dengan Rp 1,5 M," terang Dharna.

Karena merasa janggal dengan adanya comitment fee tersebut, Dharna mengklaim pernah mengancam tiga orang tersebut ke KPK. Namun entah benar atau tidak niatan itu, yang jelas hal tersebut tidak pernah terealisaasi karena Dharna keburu ditangkap oleh penyidik KPK.

"Saya pernah mengancam untuk laporkan ke KPK, ke Pak Jasin. Dokter Dani juga pernah mau mengancam untuk melaporkan," terang Dharna sebelum masuk mobil tahanan.

(fjr/rdf)



Berita Terkait