PD Cek Kader-kader yang Disebut Yulianis, Semua Membantah

PD Cek Kader-kader yang Disebut Yulianis, Semua Membantah

- detikNews
Senin, 19 Sep 2011 19:43 WIB
Jakarta - Ketua Fraksi PD Jafar Hafsah mengatakan telah mengecek dan meminta klarifikasi kepada kadernya terkait pengakuan mantan Wakil Direktur Keuangan PT Permai Grup, Yulianis. Semua nama yang disebut Yulianis telah menyampaikan bantahan.

"Kita tidak bikin, buat pernyataan statemen yang berbeda dengan proses hukum yang sedang berjalan. Kalau saya sudah bertemu dengan mereka, sudah klarifikasi, sudah pasti diberikan klarifikasi dan dia sudah mengatakan tidak ada itu semua (duit dari Nazar). Saya kan mengecek saja, saya mengecek saja kepada yang bersangkutan dan nggak ada itu, Pak Jafar. Ada yang sudah saya cek, ada yang belum, dan dia mengatakan tidak seperti itu," kata Jafar.

Hal itu disampaikannya kepada wartawan, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu Jafar tidak akan memberikan jaminan atas pernyataan tidak menerima uang dari tangan kanan M Nazaruddin itu. Menurutnya hal itu harus dibuktikan secara hukum terlebih dahulu karena pernyataan Yulianis merupakan pernyataan hukum.

"Sekali lagi kasus ini kan satu proses, itu dialog atau proses hukum yang berjalan. Jadi kalau saya berikan jawaban atau komentar saya harus berikan jawaban dengan fakta yang ada. Ibu Yulianis kan yang mengatakan seperti itu, jadi itu kan belum tentu betul," imbuhnya.

Sebelumnya, Yulianis yang merupakan mantan anak buah M Nazaruddin, membenarkan adanya uang sumbangan dari para sponsor untuk Kongres PD. Jumlahnya US$ 3 juta, dan terpakai US$ Rp 1,8. Namun, ia tidak tahu menahu siapa saja kader PD yang menerima uang tersebut.

Saat pergi ke Bandung, Yulianis juga mengaku membawa uang lainnya yakni Rp 30 miliar dan US$ 2 juta. Uang itu merupakan uang PT Permai Group, perusahaan Nazaruddin. Hanya uang Rp 600 juga yang terpakai. Sisanya, begitu pula sisa uang sumbangan, dikembalikan kepada istri Nazaruddin, Neneng Sri Wahyuni.

(feb/vit)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads