"Tapi jangan-jangan survey itu untuk kepentingan orang yang membuat polling. Orang yang disuruh untuk membuat polling itu mau jugakan," ujar Seskab Dipo Alam, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (19/9/2011).
Dipo kemudian merujuk pada rangkaian kejadian dalam isu reshuffle tahun lalu. Pada waktu itu ada beberapa orang tokoh yang giat menggelar kegiatan untuk mendorong agar dilakukan penggantian menteri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"LSI bikin (survey) juga Karena apa? Ya karena dekat reshuflle siapa tahu ditelepon, dipanggil. Dahulu 'aku ingin dipanggil Soeharto', sekarang 'aku ingin dipanggil SBY'," sambung Dipo.
Dipo mengaku mengetahui mengenai hasil survey tersebut melalui media massa, belum membaca hasilnya langsung. Namun menurutnya Presiden SBY tentu lebih mengetahui bagaimana kinerja dan capaian setiap jajaran KIB II sebab rutin mendapatkan laporan hasil evaluasi kinerja dari UKP4.
"Beliau lebih tahu secara akurat," tegasnya.
(lh/gun)











































