Namun, tembakan peringatan tersebut tak digubris kedua pihak. Kericuhan pun semakin menjadi saat ada seorang anak SMA yang ditemukan bersimbah darah di depan SMA 6, Bulungan, Jakarta, Senin (19/9/2011).
Beberapa anak SMA kemudian berlari mengejar sejumlah wartawan. 20-an polisi berusaha melerai bentrokan ini. Namun lagi-lagi, kedua pihak terus bentrok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi ini bermula saat wartawan Trans7 mengalami penganiayaan saat melakukan aktivitas jurnalistik. Reporter Oktaviardi mengambil gambar saat anak-anak SMA 70 dan SMA 6 tawuran di sekitar kawasan Blok M pada Jumat (16/9), pukul 18.30 WIB.
Octaviardi kemudian dikeroyok oleh sejumlah siswa berseragam tersebut. Tak hanya dikeroyok, kaset rekaman berisi tawuran antar pelajar itu pun ikut dirampas.
(gus/gah)











































