"Presiden harus cermat dan bijaksana. Kalau tak ada kesalahan yang amat prinsipil yang dilakukan menteri, tak perlulah bongkar pasang anggota kabinet," ujar Lukman kepada detikcom, Senin (19/9/2011).
Ia mendorong Presiden SBY lebih bijaksana dalam mengkaji reshuffle kabinet. Karena tidak ada jaminan menteri baru bisa bekerja lebih baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lukman lebih mendukung Presiden SBY melakukan evaluasi menyeluruh. Selain itu SBY perlu mengoptimalkan kinerja sejumlah kementerian yang dipandang loyo.
"Yang lebih penting, koordinasi antar menteri harus lebih ditingkatkan, dan monitoring serta pengawasan tiap menteri di internal kementeriannya lebih ketat lagi," ucap politisi senior PPP ini.
(van/vit)










































