PDIP: Reshuffle Jangan Terbelenggu Kepentingan Politik

PDIP: Reshuffle Jangan Terbelenggu Kepentingan Politik

- detikNews
Senin, 19 Sep 2011 09:24 WIB
PDIP: Reshuffle Jangan Terbelenggu Kepentingan Politik
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat ini tengah memproses reshuffle kabinet. Diharapkan dalam merombak para menterinya, Presiden tidak terbelenggu kepentingan-kepentingan politik.

Ketua DPP PDI Perjuangan Maruarar Sirait mengatakan, hendaknya reshuffle kabinet didasarkan pada prestasi, kinerja dan integritas.

"Presiden jangan takutlah, PDI Perjuangan juga mendukung jika program-program pemerintah pro-rakyat," kata Maruarar saat dihubungi detikcom, Senin (19/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan, reshuffle dengan pertimbangan politik juga tidak memberi jaminan pemerintahan 3 tahun ke depan akan stabil. "Ya buktinya bisa ada kasus Century," ujarnya.

Soal adanya kemungkinan tawaran menteri ke PDIP, Maruarar mengatakan, pihaknya tidak berharap kursi kabinet karena Kongres III memutuskan PDIP tetap berada di luar pemerintahan.

"Jangan takutlah, kalau pemerintah tidak impor beras, tidak impor garam, kita juga dukung. Percayalah kita ini objektif," ujar anak politikus senior Sabam Sirait ini.

Anggota Komisi XI DPR ini juga menyoroti kinerja menteri-menteri ekonomi di kabinet SBY. Menurutnya, di jajaran pembantu bidang ekonomi perlu dimasukkan sejumlah profesional dan birokrat yang mumpuni. Dia menyebut nama Faisal Basri, Anggito Abimanyu, Sandiaga Uno, Erwin Aksa, dan Mahmudin Yasin (Sekretaris Kementerian BUMN).

(lrn/vit)


Berita Terkait