Ketua DPP PDI Perjuangan Maruarar Sirait mengatakan, hendaknya reshuffle kabinet didasarkan pada prestasi, kinerja dan integritas.
"Presiden jangan takutlah, PDI Perjuangan juga mendukung jika program-program pemerintah pro-rakyat," kata Maruarar saat dihubungi detikcom, Senin (19/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal adanya kemungkinan tawaran menteri ke PDIP, Maruarar mengatakan, pihaknya tidak berharap kursi kabinet karena Kongres III memutuskan PDIP tetap berada di luar pemerintahan.
"Jangan takutlah, kalau pemerintah tidak impor beras, tidak impor garam, kita juga dukung. Percayalah kita ini objektif," ujar anak politikus senior Sabam Sirait ini.
Anggota Komisi XI DPR ini juga menyoroti kinerja menteri-menteri ekonomi di kabinet SBY. Menurutnya, di jajaran pembantu bidang ekonomi perlu dimasukkan sejumlah profesional dan birokrat yang mumpuni. Dia menyebut nama Faisal Basri, Anggito Abimanyu, Sandiaga Uno, Erwin Aksa, dan Mahmudin Yasin (Sekretaris Kementerian BUMN).
(lrn/vit)











































