"Jika tidak ada provokasi, tidak mungkin terjadi bentrok seperti itu," kata Gubernur Bali Made Mangku Pastika usai mengunjungi warga yang luka-luka akibat bentrok di RSU Klungkung, Minggu (18/9/2011).
Satu orang warga Desa Pakraman Budaga bernama Ariaka tewas. Mayatnya divisum di RSUP Sanglah, Denpasar. Sedangkan, 43 warga yang menderita luka-luka menjalani perawatan di RSU Klungkung dan RS Bintang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga menilai warga yang bentrok adalah warga yang bersifat dan prilaku primitif. Pasalnya, bentrok juga dipicu oleh perebutan sebuah pura.
"Saya menyayangkan ida batara diperebutkan. Ini ciri masyatakat primitif dan tak berbudaya," ujarnya.
(gds/lrn)










































