"Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyimpulkan reshuffle kabinet untuk saat ini adalah sebuah keharusan. Tanpa penyegaran kabinet, prestasi SBY-Boediono tidak akan membubung tinggi," kata peneliti LSI, Adjie Alfaraby usai memaparkan hasil survei kepuasan publik terhadap SBY-Boediono di kantornya, Jl Jl Pemuda, Jakarta Timur, Minggu (18/9/2011).
Hanya saja, LSI tidak menyebut secara pasti nama-nama menteri yang harus diganti. LSI hanya menyarankan, proses pergantian harus mempertimbangkan kualitas menteri baik dari parpol atau profesional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati tidak menyebut nama-nama menteri, dalam survei-nya LSI menyebut berbagai nama menteri yang dianggap membuat kepercayaan publik menurun. Mereka yakni Menteri ESDM, Menteri BUMN, Menakertrans, Menteri Perumahan Rakyat, Menteri Pertanian, Menteri Kesehatan, Menteri Agama dan Menkum HAM.
Apakah survei ini disponsori pihak tertentu?
"Ini survei reguler kepada publik terhadap masalah-masalah yang berkembang. Ini survei independen yang didanai oleh hasil profit LSI. Profit ini diperoleh dari jasa konsultan politik yang diperoleh dari semua partai politik, yang berkompetisi di Pilkada di daerah daerah," ujarnya.
(Ari/fay)











































