"Ada 3 mobil bersundulan di Terowongan Pasar Rebo. Terowongan itu di bawah Jalan Raya Bogor. Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00 WIB," ujar petugas info tol, M Abri, kepada detikcom, Minggu (18/9/2011).
Satu mobil yang terlibat kecelakaan langsung berlalu. Sedangkan dua mobil lainnya masih di lokasi sesaat setelah insiden terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat insiden tersebut, kendaran sekitar lokasi merayap. Kepadatan kendaraan sekitar 1 km. Namun selepas lokasi insiden, lalu lintas yang mengarah ke Pondok Indah sudah lancar.
Peristiwa ini bukan pertama kali terjadi. Di terowongan ini sudah sering kali terjadi kecelakaan beruntun. Abri menyebut, di terowongan tersebut telah diberi penerangan cukup dan rambu lalu lintas. Namun kurang waspadanya pengendara menyebabkan kecelakaan sering terjadi.
"Ada beberapa pengguna jalan yang tidak menyalakan lampunya saat lewat di sana. Padahal sudah ada rambu agar menyalakan lampu kendaraan. Mungkin karena ini, banyak yang bersundulan. Soal penerangan, sudah memadai," tutur Abri.
Smentara itu, di KM 23.400, tepatnya di lajur 1 dari Pondok Pinang arah Fatmawati ada truk patah as roda. Peritiwa ini juga menyebabkan kepadatan lalu lintas.
"Kepadatan menjelang lokasi hingga 1 km. Peristiwanya sekitar 20 menit lalu," ucap Abri yang menjawab telepon detikcom pada pukul 11.45 WIB.
(vit/fay)










































