Qodhari: Reshuffle Kabinet Pantas Dilakukan

Qodhari: Reshuffle Kabinet Pantas Dilakukan

- detikNews
Minggu, 18 Sep 2011 09:31 WIB
Jakarta - Wacana terjadinya reshuffle di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II kembali berhembus. Peluang terjadi perubahan di kabinet kali ini sangat besar. Presiden dianggap sudah cukup banyak data terhadap kinerja menteri-menterinya.

"Sinyalnya kali ini lebih kencang dari sebelumnya, karena hal ini juga pernah diungkapkan oleh Daniel Sparingga dan Julian Pasha (2 staf presiden). Reshuffle sudah pantas dilakukan apalagi ini sudah hampir 2 tahun kabinet ini berjalan," ujar pengamat politik, M Qodhari kepada detikcom, Sabtu (17/9/2011).

Lebih jauh menurut Qodhari, saat melakukan reshuffle kabinet, SBY harus menilai berdasarkan kinerja. Menurutnya, aspek yang harus dipertimbangkan oleh SBY adalah evaluasi dari internal kementerian, penilaian dari UKP4, serta penilaian publik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menteri harus dinilai dari kinerjanya. Jangan sampai aspek politik atau lainnya mempengaruhi keputusan Presiden dalam melakukan reshuffle," imbuhnya.

Sebelumya, diberitakan Menteri BUMN Mustafa Abubakar dan Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh dikabarkan akan terkena reshuffle kabinet. Dua posisi penting ini pun diisukan tengah diincar sejumlah parpol anggota koalisi.

Menurut sumber tersebut, Menteri ESDM dipandang tidak bekerja optimal, hal ini sesuai dengan hasil evaluasi UKP4 yang terakhir. Sedangkan Menteri BUMN diisukan akan diganti karena kondisi kesehatannya yang tidak stabil.



(mok/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads