"Bentrok kedua desa karena permasalahan batas desa," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Polisi Hariadi melalui telepon, Sabtu (17/9/2011) malam.
Desa yang terlibat bentrok adalah Desa Pakraman Kemuning dan Desa Pakraman Budaga. Bentrok melibatkan ratusan orang dari dua pihak. Mereka membawa senjata tajam dan batu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemda sudah memperingatkan namun kedua pihak tetap ngotot hingga pecah bentrok hari ini. Satu orang meninggal dari Budaga," kata Hariadi.
Pasca meninggalkan korban, kondisi kedua desa telah mulai mereda. "Malam ini sudah aman. Tidak ada massa berkumpul lagi," kata Hariadi.
Perselisihan kedua desa pakraman terkait tapal batas desa telah terjadi sejak lama di tahun 2011. Puncak perselisihan terjadi hari ini hingga jatuhnya korban.
(gds/mok)










































