"Saya yakin itu ujian kecil, tidak akan mengganggu kesolidan partai," kata Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar dalam acara Halal bi Halal dan Temu Alim Ulama se-Jateng di Hotel Metro Semarang, Jalan Pemuda, Sabtu (17/9/2011).
Cak imin, panggilan Muhaimin Iskandar, menyatakan PKB sudah pernah mengalami berbagai ujian selama perjalanan politiknya dan berhasil dilalui dengan sukses. Dia berharap gonjang-ganjing di tubuh PKB juga berakhir tanpa mengganggu konsolidasi partai.
Mantan Ketum PB PMII ini meminta ulama dan kader PKB bisa mengambil pelajaran dari gonjang-ganjing itu. "PKB semakin besar dan solid, sehingga ada yang berusaha gembosi. Mari kita jaga soliditas dan eratkan struktur untuk kebesaran partai," kata Cak Imim yang disambut dengan pekik 'Hidup PKB' dari peserta.
Cak Imin juga meminta kader tidak lengah. Sebab, ujian yang bentuknya bervariasi, datang silih berganti. Kader diharapkan tetap berada di 'barisan' agar gangguan itu tidak merusak citra dan keberadaan partai.
"Sampaikan kepada kiai santri, kader, simpatisan, dan masyarakat yang tidak hadir dalam acara ini, bahwa PKB partai yang taat hukum dan berkomitmen menjaga pemerintahan yang bersih dari korupsi," imbuh Menakertrans ini.
Selain pengurus PKB, acara dihadiri sejumlah ulama seperti, KH Dimyati Rois, KH Mahfudz Ridwan, KH Munif Muhammad Zuhri, KH Dzikron, KH Tadzkir Mansyur, dan Ketua NU Jepara KH Nurudin Amin. Usai acara, bersama ulama dan pengurus PKB, Cak Imin melanjutkan konsolidasi di beberapa wilayah di Jawa Tengah. Rombongan juga menyempatkan berziarah ke makam Mbah Hadi Giri Kusumo Demak.
(try/mok)











































