Rangka Jembatan di Muba, Sumsel Ambruk, Dua Pekerja Tewas

Rangka Jembatan di Muba, Sumsel Ambruk, Dua Pekerja Tewas

- detikNews
Jumat, 16 Sep 2011 22:38 WIB
Jakarta - Tujuh pekerja PT Wijaya Karya (WK), yang tengah memasang rangka baja di jembatan Desa Ulakkembang, Kecamatan Batangharileko, Kabupaten Musi Banyuasin, tertimpa rangka yang ambruk. Akibatnya dua orang tewas, sementara lima lainnya luka-luka.

Peristiwa ini dibenarkan Kapolres Muba AKBP Toto Wibowo, kepada wartawan, Jumat (16/09/2011). Dari hasil olah TKP, pihaknya menyimpulkan ambruknya kerangka jembatan tersebut disebabkan baut-baut yang dipasang belum sempurna patah.

“Barang bukti dan dokumen sudah kita ambil dan para saksi sudah kita periksa,” katanya.

Dua korban tewas dan beberapa luka-luka dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu. Sayangnya, baik pihak kepolisian maupun pihak rumah sakit tidak berkenan memberikan data rinci mengenai korban.

“Maaf Pak, kami hanya pegawai biasa yang menjalankan tugas. Kalau mau menemui korban silakan izin dengan perusahaan tempat mereka bekerja, atau pihak keluarganya terlebih dahulu,” ujar salah satu petugas di RSUD Sekayu.

Menurut salah satu korban bernama Edy, yang berasal dari Provinsi Banten sebelum kejadian dia dan beberapa temannya tengah mamasang rangka baja jembatan. Namun diduga karena posisi mereka terlalu jauh dari tiang penyangga utama,
rangka tempat mereka bekerja tidak mampu menahan beban dan roboh seketika.

“Kami jatuh, dan dua orang di antara kami tewas tertimpa besi jembatan. Tapi saya tidak tahu nama dua orang itu, sebab kami beda grup selama bekerja,” kata Edy yang juga mengaku tidak tahu nama-nama korban lainnya.

Menanggapi kecelakaan ini, Kepala Dinas PU Bina Marga Suhaimi, kepada wartawn mengatakan, pihaknya sudah mengecek ke lokasi. Dia menyimpulkan, jika kejadian tersebut murni kecelakaan kerja. Pihaknya sudah menyerahkan pembangunan jembatan tersebut kepada PT Wijaya Karya. Jika kemudian terjadi kecelakaan kerja, kata Suhaimi, tentu kontaktor punya
pertimbangan tersendiri.

“Ini tentu di luar kehendak kita atau sia papun. Mereka yang mengerjakan pembangunan jembatan ini jelas sudah berpengalaman. Ya terlepas dari musibah ini, kita berharap pembangunan tetap berjalan
dan tidak terulang lagi kejadian seperti ini,” ujarnya singkat.

(tw/ape)


Berita Terkait