"Saya ditanya riwayat hidup, saya tidak ada hubungan dengan Nazaruddin," ujarnya di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (16/9/2011).
Soal CD dan flash disk milik Nazaruddin? Soal uang US$ 1 juta? Apa pernah ditawari US$ 1 juta ? Sempat bertemu Neneng di Kolombia? Sempat menjanjikan Nazaruddin bisa bertemu Neneng di Malaysia?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa ada deal tertentu dengan Nazaruddin ketika di Kolombia? "Tidak benar. Tidak ditanya. Tidak ada perjanjian sama sekali dengan Nazar. Saya hanya melaksanakan tugas sebagai duta besar. Dubes hanya melindungi WNI. Jadi saya terangkan itu dengan riwayat hidup saya," terangnya.
"Saya ditanya kenal di mana dengan dia. Tapi saya berkata tidak pernah kenal," lanjutnya.
Menufandu datang ke KPK sekitar pukul 09.00 WIB. Sementara pemeriksaan selesai rampung pukul 17.10 WIB.
Lembaga antikorupsi tersebut saat ini sedang mengusut adanya alat bukti kasus dugaan suap Muhammad Nazaruddin yang tercecer saat berada di Kolombia. Karena itu, KPK berkepentingan untuk memeriksa mantan Dubes Indonesia untuk Kolombia ini.
(gah/asy)











































