"Sedang dilakukan penghitungan jumlah rumah yang mengalami rusak parah. Kemensos akan memberikan bantuan Rp 10 juta untuk setiap rumah," ujar Salim Segaf Al Jufri di kantor PMI Surakarta, Solo, Jumat (16/9/2011).
Salim mengatakan, bantuan itu akan diserahkan dengan bentuk bahan bangunan, bukan dalam bentuk uang tunai. Warga diharapkan saling membantu sehingga bisa mencipakan lagi keharmonisan sosial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemensos bersama kementerian lain akan mempertemukan pihak-pihak yang berselisih. Pertemuan itu diharapkan bisa menghilangkan kesalahpahaman. "Kita berharap kesalahpahaman bisa dihilangkan," katanya.
Sebelumnya, Salim menyatakan bencana sosial bisa berdampak lebih parah dibanding bencana alam. Saat terjadi bencana alam banyak orang yang memberi bantuan. Sedangkan dalam bencana sosial, banyak orang yang tidak peduli.
"Padahal dampaknya seringkali lebih parah, bahkan berkepanjangan jika tidak tertanggani dengan baik," katanya.
Salim mengajak semua pihak peduli dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan sosial. Sebab problem sosial seringkali timbul karena masalah kecil. Ada juga yang dipicu segelintir orang yang ingin mengambil keuntungan pribadi dalam konflik.
"Kita harus bersama-sama menciptakan solidaritas sosial. Semakin luas kita menjalin hubungan sosial dan kebersamaan semakin terjaga kerukunan diantara kita," katanya.
(nal/nal)











































