"Wacana boleh. Duite sopo, anggarane sopo? (Duitnya siapa, anggarannya siapa?) Boleh toh berwacana. Anda itu di negara hukum, bebas saja," kata Untung kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (16/9/2011).
Sementara itu, menanggapi maraknya kejahatan di dalam angkutan umum, Kapolda mengimbau penumpang, khususnya perempuan untuk lebih berhati-hati dalam memilih angkutan umum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akses ke polisi bukan hanya 112, Anda bisa SMS. Selain itu, kepedulian masyarakat kepada yang lain juga penting," kata Untung.
Bila masyarakat mengalami kesulitan menghubungi aparat polisi, ia meminta agar masyarakat melaporkannya kepada dia.
"Nggak akan kesulitan berhubungan dengan saya. Kalau ada Polres yang sulit dihubungi, sampaikan kepada saya, nanti saya akan evaluasi," tegas Untung.
Untung menambahkan, pihaknya terus melakukan penindakan terhadap angkutan umum yang nakal. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mengumpulkan pemilik angkutan umum.
"Itu kan sudah dilakukan Binmas, Dishub, kita sudah berikan sosialisasi. Permasalahannya tergantung budaya, sopir-sopir ini berbudaya hukum tidak, taat hukum tidak," kata dia.
(mei/lrn)











































