Sopir Angkot Berseragam, Kapolda: Wacana Boleh, Duite Sopo?

Sopir Angkot Berseragam, Kapolda: Wacana Boleh, Duite Sopo?

- detikNews
Jumat, 16 Sep 2011 16:49 WIB
Sopir Angkot Berseragam, Kapolda: Wacana Boleh, Duite Sopo?
Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S Radjab mendukung wacana pemberian seragam dan kartu tanda identitas pengemudi angkutan umum terkait meningkatnya kejahatan dalam angkutan umum di Jakarta.

"Wacana boleh. Duite sopo, anggarane sopo? (Duitnya siapa, anggarannya siapa?) Boleh toh berwacana. Anda itu di negara hukum, bebas saja," kata Untung kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (16/9/2011).

Sementara itu, menanggapi maraknya kejahatan di dalam angkutan umum, Kapolda mengimbau penumpang, khususnya perempuan untuk lebih berhati-hati dalam memilih angkutan umum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap suatu kejahatan. Bila menemukan adanya tindak kejahatan, masyarakat diminta melaporkan secepatnya ke aparat kepolisian.

"Akses ke polisi bukan hanya 112, Anda bisa SMS. Selain itu, kepedulian masyarakat kepada yang lain juga penting," kata Untung.

Bila masyarakat mengalami kesulitan menghubungi aparat polisi, ia meminta agar masyarakat melaporkannya kepada dia.

"Nggak akan kesulitan berhubungan dengan saya. Kalau ada Polres yang sulit dihubungi, sampaikan kepada saya, nanti saya akan evaluasi," tegas Untung.

Untung menambahkan, pihaknya terus melakukan penindakan terhadap angkutan umum yang nakal. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mengumpulkan pemilik angkutan umum.

"Itu kan sudah dilakukan Binmas, Dishub, kita sudah berikan sosialisasi. Permasalahannya tergantung budaya, sopir-sopir ini berbudaya hukum tidak, taat hukum tidak," kata dia.


(mei/lrn)


Berita Terkait