Pimpinan DPR mengetahui persis identitas anggota Banggar ini. Namun mereka menolak membuka lebih jauh. "Ya kami tahu tapi tidak mungkin dibuka," ujar Wakil Ketua DPR Pramono Anung.
Hal ini disampaikan Pramono saat ditanya seputar identitas anggota Banggar dengan 21 transaksi mencurigakan. Hal ini disampaikan Pramono dalam diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (16/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak etis kalau kami ungkapkan. Sudahlah jangan kura-kura dalam perahu, pura-pura nggak tahu," ujar Priyo sambil tersenyum.
Pimpinan DPR juga belum berani mengambil tindakan tegas. Misalnya melaporkan yang bersangkutan ke Badan Kehormatan DPR. "Kami belum berkesimpulan ke BK," jelas Priyo.
Padahal sebelumnya pimpinan DPR pernah melaporkan anggota Banggar ke BK DPR. Adalah Waode Nurhayati, anggota Banggar dari Fraksi PAN, yang tengah diproses BK DPR, menyangkut tudingannya bahwa pimpinan DPR adalah penjahat anggaran.
Benarkah rekening itu milik Waode? "Sudahlah itu bukan untuk dijawab," kilah Priyo.
(van/lrn)










































