Mereka yang berunjuk rasa adalah aktivis Laskar Pemuda Anti Korupsi (LAPAK). Lapak menggelar aksi di depan pers room Gedung Nusantara III.
"Bubarkan Banggar! Bubarkan Banggar!" teriak mereka, Jumat (16/9/2011), sekitar pukul 13.36 WIB.
Selain berteriak-teriak, mereka juga merentangkan spanduk warna merah berukuran 2x1 meter. "Bubarkan Banggar dan Tangkap Mafia Anggaran," demikian tulisan di spanduk yang tidak jelas terlihat karena terburu direbut oleh Pamdal.
Aksi LAPAK ini langsung direspon oleh sekitar 9 anggota Pamdal. Sempat terjadi aksi dorong ketika anggota LAPAK berusaha melepaskan diri dari bekapan anggota Pamdal.
"Lepasin! Lepasin! Jangan dipukul!" teriak salah satu anggota LAPAK.
Setelah 5 menit, Pamdal sudah menguasai keadaan. Anggota LAPAK dibawa ke posko Pamdal untuk dimintai keterangan.
"Kedatangan kami untuk meminta agar Banggar dibubarkan dan tangkap mafia anggaran. Mereka maling uang rakyat," tutur anggota LAPAK, Angga.
Kenapa tidak menggelar aksi di depan?
"Karena kalau di luar kami tidak didengar. Tidak direspon. Kami memutuskan melakukan aksi di dalam," jawab Angga.
(feb/gah)











































