SBY Masih Kuasai Suara di Jabar
Selasa, 06 Jul 2004 20:32 WIB
Bandung - Pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK) masih bertengger di posisi teratas hasil perhitungan suara di Jabar. Hingga Selasa (6/7/2004) pukul 19.00 WIB, KPU Jabar sudah menghimpun data perolehan suara sebanyak 9.213.562 dari 22 KPUD. Tiga KPUD yaitu Kabupaten Bekasi, Kota Bogor dan Kabupaten Indramayu data perolehan suaranya masih belum tercantum. Dari perhitungan suara sementara itu, SBY-JK memperoleh 2.851.400 suara atau 30,95 persen. Di urutan kedua, pasangan Wiranto-Gus Solah masih membayangi dengan 2.372.178 suara atau 25,75 persen. Pasangan Megawati-Hasyim Muzadi di posisi ketiga dengan 2.098.463 suara atau 22,78%. Posisi keempat masih ditempati Amien Rais-Siswono dengan 1.438.069 suara atau 15,61 persen. Posisi paling bontot masih dipegang Hamzah Haz-Agum Gumelar dengan 453.952 suara atau 4,92 persen.Lambatnya proses perhitungan suara ini ditengarai tidak lepas dari kasus dicoblosnya kertas suara dalam kondisi terlipat. Menurut anggota KPU Kota Bandung, Andri Kantaprawira, di wilayahnya saja lebih dari 500 TPS yang harus melakukan perhitungan ulang.Untuk melakukan perhitungan ulang menurutnya terpaksa ada kendala waktu. Pasalnya, para saksi yang harus menyaksikan proses perhitungan ulang terpaksa harus dihubungi ulang. Hal ini tidak terlepas dari keterlambatan informasi yang diterima TPS-TPS dari KPU soal keabsahan kertas suara yang dicoblos dalam kondisi terlipat itu. "Ada yang pemberitahuannya itu sampai setelah proses perhitungan selesai. Bahkan ada yang TPS-nya sudah bubaran baru radiogram itu sampai," tuturnya. Walhasil, diperkirakan proses kedatangan data hasil perhitungan suara di Jabar itu baru akan "membanjir" setelah malam ini. Dari laporan sementara yang diterima, kata Andri, sekitar 25 ribu surat suara di kota Bandung yang dinyatakan tidak sah.
(mar/)











































