Salah satu pihak yang paling berkepentingan terhadap informasi tersebut adalah Komite Etik. Komite berharap pemanggilan dari Manufandu ini, mendapat kepastian informasi mengenai ada tidaknya rekaman CCTV seperti yang diceritakan oleh Nazaruddin.
"Ya, komite etik ingin tahu, apakah betul dalam tas Nazaruddin yang disimpan Dubes ada CCTV yang disebut Nazaruddin," tutur Ketua Komite Etik Abdullah Hehamahua kepada detikcom, Jumat (16/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu dalam pemeriksaan yang dilakukan Komite Etik KPK kepada Nazaruddin, tersangka kasus dugaan suap proyek wisma atlet SEA Games ini memang meminta Komite Etik mencari tahu keberadaan bukti rekaman CCTV dengan pimpinan KPK Chandra M Hamzah.
Kuasa hukum Nazaruddin, Alfian Bonjol mengatakan bahwa bukti dan saksi pertemuan Chandra M Hamzah dengan kliennya ada, meski pun CD yang berisi rekaman cctv di Apartemen Casablanca tidak ditemukan.
(fjr/her)











































