"Waktu saya jadi tim asistensi, saya saja tidak punya ruangan, yang punya ruangan itu tiga staf khusus," ujar Ali usai diperiksa penyidik di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (15/9/2011).
Ali membantah jika disebut masih memiliki ruangan khusus di kantor Kemenakertrans, Kalibata. Ali juga menolak jika disebut kenal dengan Dharnawati, pengusaha yang ditangkap KPK dalam soal suap untuk pejabat Kemenakertrans.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Ali mengatakan, dia tidak dapat menghadiri panggilan pertama karena sedang sakit. Dia menegaskan dirinya baru satu kali mendapat surat pemanggilan pemeriksaan dari KPK untuk kasus dugaan korupsi dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Transmigrasi.
(mok/fjr)











































