Kriminal Banyak Dilakukan Sopir Tembak, ID & Seragam Jadi Alat Kontrol

Kriminal Banyak Dilakukan Sopir Tembak, ID & Seragam Jadi Alat Kontrol

- detikNews
Kamis, 15 Sep 2011 17:35 WIB
Kriminal Banyak Dilakukan Sopir Tembak, ID & Seragam Jadi Alat Kontrol
Jakarta - Tindak kriminal di angkutan kota lebih banyak dilakukan awak tembakan atau cabutan. Oleh karena itu Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mendukung pemakaian seragam dan pemberian identitas resmi pada sopir angkot atau keneknya sesegera mungkin.

"Itu (pemakaian seragam dan ID) juga sudah disarankan DTKJ sejak tahun lalu ke Dinas Perhubungan, harusnya sopir-sopir angkutan berseragam juga diberi ID yang dikeluarkan Dinas Perhubungan," ujar Ketua DTKJ Azas Tigor Nainggolan.

Hal itu dikatakan Azas Tigor ketika berbincang dengan detikcom, Kamis (15/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama ini, ujar Azas, yang banyak berbuat tindak kriminal adalah sopir tembak atau cabutan. Sopir tembak ini sering tidak dikenal operator atau pemilik mobil angkot.

Maraknya sopir tembak, disebabkan karena penumpang sudah sedikit karena beralih ke sepeda motor, sehingga jumlah setoran makin menyusut. Nah, daripada rugi dan mobil tidak beroperasi, operator dan sopir resmi terkadang memberikan angkot bagi siapa pun yang mau 'narik'.

"Ini kan jadi nggak terkontrol. Yang banyak nabrak, banyak berbuat kriminal itu sopir tembak. Untuk memulihkan kepercayaan masyarakat, harus ada kebijakan baru. Razia sesering mungkin, sambil berjalan mengeluarkan keharusan semua punya ID yang dikeluarkan Dishub, Polda dan operator," jelasnya.


(nwk/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini