"Kita mulai pembangunan stasiunnya dari situ karena MRT kan terintegrasi dengan kereta rel listrik (KRL) jurusan Mangarai- Tanah Abang serta busway. Nah kita lihat di titik ini semua moda tersebut terintegrasi di Stasiun Dukuh Atas," terang Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.
Hal itu dia sampaikan usai mengadakan pertemuan dengan Director General of Southeast Asia and Pacific Department Japan International Corporation Agency (JICA), Koki Hirota di Gedung Balaikota Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (15/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah itu proses tender fisik, dan pada Juli 2012 sudah bisa dimulai penggalian tanah untuk terowongan," jelasnya.
Ditemui di tempat yang saman, Director General of Southeast Asia and Pacific Department JICA, Koki Hirota, juga memastikan sejauh ini proyek berjalan tanpa kendala.
"Saat ini masih dalam tahap prakualifikasi. Saya yakin prakualifikasi tender MRT akan segera selesai sehingga bisa dilanjutkan dengan proses tender fisik. Dan pertengahan tahun 2012 sudah bisa dilakukan pembangunan fisiknya," jelas Hirota.
Deputi gubernur bidang Transportasi, Industri dan Perdagangan, Sutanto Soehodho, juga mengatakan pihak JICA sempat menanyakan akan jadwal pengerjaan ada yang tertunda.
"Kita jawab tidak ada, semua berjalan dengan baik," tegas Sutanto yang juga ditemui di tempat tersebut.
(lia/lh)











































