BNN Musnahkan Sabu Rp 9,9 M dari Jaringan Multietnis

BNN Musnahkan Sabu Rp 9,9 M dari Jaringan Multietnis

- detikNews
Kamis, 15 Sep 2011 13:10 WIB
BNN Musnahkan Sabu Rp 9,9 M dari Jaringan Multietnis
Jakarta - BNN memusnahkan 6,5 kilogram sabu senilai Rp 9,9 miliar. Barang terlarang ini diselundupkan oleh warga negara Swedia dan Thailand ke Indonesia pada 27 Agustus lalu.

WN Swedia Orjan Robert Elovsoon dan wanita asal Thailand Narawadee Phothijak mencoba membawa sabu seberat 6,5 kilogram itu dari Doha. Syukurlah, bisnis haram itu digagalkan petugas Bandara Soekarno-Hatta.

"Kemudian kasus ini kita kembangkan lagi dan menangkap seorang kurir Joses Guambe asal Mozambik di Kemang," kata penyidik BNN Kompol Reni Puspita di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (15/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Reni mengatakan, jaringan narkoba biasanya berasal dari benua yang sama. Namun kali ini berasal dari multietnis. "Ini temuan baru," katanya.

Reni menyatakan, BNN masih menyelidiki asal dari sabu yang dibawa para tersangka tersebut. Jika sampai beredar maka sabu 6,5 kg ini bisa digunakan untuk 26 ribu orang. "Kita masih selidiki asalnya apa benar dari Doha. Kemungkinan ada satu titik lagi yaitu Johannesburg yang menjadi titik masuk," katanya.

Jones, WN Mozambik, yang tertangkap penyidik BNN, mengaku ke Indonesia untuk liburan dan belanja baju untuk dibawa ke negaranya. "Saya beli baju untuk dibawa ke negara saya," kata pria kulit hitam ini.

Sedangkan Robert dan Narawadee menolak memberikan keterangan pada wartawan. Narawadee hanya berlidung di balik badan saat wartawan mencoba mewawancarai wanita kekasih Robert itu.

(nal/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini