"Saya hanya pimpin (sidang) waktu itu. Soal-soal kayak gitu nggak ngerti," ujar Mangindaan usai pembukaan Gelar Karya Pemberdayaan Masyarakat di Jakarta Convention Center (JCC), Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (15/9/2011).
Namun, menurut Mangindaan, praktek money politics memang tidak diatur dalam kongres PD. Yang penting, setiap kader dilarang menggunakan uang negara untuk kepentingan kongres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ini meminta agar kabar adanya uang miliaran rupiah di kongres PD dibuktikan. "Buktikan dulu, saya tidak ikut campur," pinta Mangindaan.
Sebelumnya, Yulianis, mantan anak buah M Nazaruddin, membenarkan adanya uang sumbangan dari para sponsor untuk Kongres PD. Jumlahnya US$ 3 juta, dan terpakai US$ Rp 1,8. Namun, ia tidak tahu menahu siapa saja kader PD yang menerima uang tersebut.
Saat pergi ke Bandung, Yulianis juga mengaku membawa uang lainnya yakni Rp 30 miliar dan US$ 2 juta. Uang itu merupakan uang PT Permai Group, perusahaan Nazaruddin. Hanya uang Rp 600 juga yang terpakai. Sisanya, begitu pula sisa uang sumbangan, dikembalikan kepada istri Nazaruddin, Neneng Sri Wahyuni.
(irw/gun)











































