Ruhut Yakin Tak Ditegur SBY Karena Singgung Muhaimin

Ruhut Yakin Tak Ditegur SBY Karena Singgung Muhaimin

- detikNews
Kamis, 15 Sep 2011 12:14 WIB
Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memprotes pernyataan ketua divisi Kominfo Partai Demokrat (PD) Ruhut Sitompul soal adanya kader PKB yang meminta PD menyelamatkan Muhaimin. Ruhut tak menggubris dorongan PKB agar dirinya disanksi oleh SBY karena dianggap menyinggung Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

"Apalagi PKB yang minta. Partai gue aja nggak berani kasih sanksi. Ada beberapa saksi, kita tunggu KPK," ujar Ruhut kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/9/2011).

Ruhut bahkan yakin SBY tak merespon keinginan PKB. Menurutnya apa yang disampaikannya adalah kebenaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nggak bakal SBY dengerin, nggak ada yang tegur saya. Suruh PKB hadap Pak SBY," kata Ruhut.

Karena itu Ruhut tak akan mencabut pernyataannya. Ia tak takut dilaporkan ke BK DPR, seperti ancaman PKB.

"Saya nggak bakal cabut pernyataaan saya," ucapnya enteng.

PKB memprotes pernyataan Ruhut Sitompul tentang adanya permintaan tolong dari FPKB kepada FPD untuk menyelamatkan Muhaimin Iskandar dari proses hukum kasus korupsi dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah Transmigrasi. Pernyataan Ruhut terlalu kasar.

"Oleh karena itu PKB meminta Pak SBY membina secara khusus kader seperti Ruhut Sitompul karena ini menyangkut partai lain. Kita menyerahkan kepada Pak SBY sanksinya seperti apa, itu aturan main di Demokrat," terang Ketua DPP PKB Malik Haramain.

Hal ini disampaikan Malik dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/9/2011).

PKB mendapat informasi Ruhut sudah dua kali mendapat peringatan PD gara-gara pernyataan kontroversial. PKB mendorong Ruhut segera diberi sanksi nyata.

"Kabarnya Ruhut sudah di SP2 oleh PD. Artinya kalau sudah SP2 tapi tetap ember (berbicara sembarangan -red), tidak ada salahnya Pak SBY memberi tindakan yang lebih jauh," paparnya.

(van/gun)


Berita Terkait