Putra pasangan Mangkunegoro IX dengan Sukmawati Soekarnoputri tersebut mengaku telah mengirim telah mengirim surat pengunduran dirinya kepada DPC PDIP Kota Surakarta pada 8 September lalu.
"Banyak waktu saya tersita untuk karir saya. Selain itu sebetulnya saya merasa tidak mampu menjalankan tugas yang diberikan partai kepada saya. Saya ditempatkan di Komisi III yang membidangi anggaran. Saya sama sekali tidak menguasai hal itu," ujar Paundra saat dihubungi, Selasa (13/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia mengaku kesulitan membagi waktu sehingga dia jarang jarang berkantor dan mengikuti kegiatan di DPRD Kota Surakarta. Kami akan menindaklanjuti surat pengunduran diri itu dan segera memprosesnya," ujar Rudy.
Sejauh ini, kata Rudy, DPC PDIP Surakarta telah menegur Paundra sebanyak tiga kali karena jarang masuk kerja. Dengan pengunduran diri secara suka rela itu maka diharapkan Paundra bisa menerima secara legowo dan segera bisa berkiprah di dunia model dan seni peran dengan lebih intens.
"Kami memang sebelumnya pernah menegur Mas Paundra. Kami tidak pilih kasih terhadap para kader. Siapa pun yang lalai dan melanggar aturan akan kami beri teguran dan sanksi tegas," lanjut Rudy yang juga Wakil Walikota Surakarta.
(mbr/anw)











































