Mega Jawara Bali, 5 Tim Kampanye Capres Ikhlas Hitung Ulang
Selasa, 06 Jul 2004 16:27 WIB
Denpasar - Hasil sementara Pilpres di Bali menempatkan Mega-Hasyim sebagai jawara. Meski demikian, 5 tim kampanye capres-cawapres provinsi Bali ikhlas dilakukan penghitungan ulang.Perolehan suara yang dihimpun KPUD Bali secara manual hingga pukul 16.00 WITA, Selasa (6/7/2004) menunjukkan Mega-Hasyim unggul dengan 479.568 suara atau 56,8 persen, SBY-Kalla dengan 258.453 suara atau 30,6 persen, Wiranto-Solah dengan 84.959 suara atau 10,1 persen, Amien-Siswono dengan 17.028 suara atau 2 persen, Hamzah-Agum dengan 4.778 suara atau 0,6 persen.Lima tim kampanye capres-cawapres provinsi Bali menerima dengan iklas keputusan KPU untuk menghitung ulang hasil Pilpres, terkait pengesahan surat suara yang dicoblos tembus cover.Sikap itu disampaikan pada pertemuan antara masing-masing tim kampanye dengan KPUD Bali di Kantor KPUD Bali jalan Cok Agung Tresna Denpasar. Hadir Jero Gede Karang Pangkid Suarsana dari SBY-Kalla, Ida Bagus Suryatmaja dari Mega-Hasyim, IGK Adi Putra dari Wiranto-Gus Solah, dan perwakilan tim Amien-Siswono. Sedangkan perwakilan tim Hamzah-Agum tidak datang."Sepanjang sesuai dengan yang diinformasikan kemarin, bahwa ada surat edaran setelah melalui rapat pleno di KPU Pusat yang mengesahkan surat suara tercoblos tembus cover, tidak masalah. Tapi tentu saja berakibat pada penambahan surat suara yang cukup banyak," kata Suryatmaja.Tim Mega-Hasyim merasa dirugikan? "Dengan adanya hitung ulang, tentu ada prosentase suara kami yang berkurang. Karena yang lain juga melakukan kesalahan. Rugi atau tidak rugi, bukan itu masalahnya," tukasnya.Ketua KPUD Bali Anak Agung Oka Gede Wisnumurti mengaku optimis suara Pilpres di Bali akan terkumpul seminggu lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan 22 Juli 2004 menjadi 15 Juli 2004.Anggota Panwas Pemilu Bali I Made Wena menuturkan, penghitungan ulang dilakukan di hampir semua PPS di kabupaten Buleleng, hampir semua TPS di kabupaten Bangli, hampir semua PPK di kabupaten Klungkung, dan semua PPS di Kota Denpasar."Panwas juga menemukan beberapa TPS melakukan penghitungan surat suara lebih awal dari jadwal. Ada 4 TPS di kabupaten Jembrana yang memulai penghitungan antara pukul 11.00-11.30 WITA. Padahal jadwalnya pukul 13.00 WITA," katanya saat ditemui di kantornya jalan Cok Agung Tresna Denpasar.Kemudian, lanjut Wena, saksi SBY-Kalla dan Mega-Hasyim berada di belakang pemilih yang sedang mencoblos di bilik suara. Saat pencoblosan juga ditemukan atribut capres-cawapres masih terpasang di lokasi TPS.
(sss/)











































