"Oleh karena itu PKB meminta Pak SBY membina secara khusus kader seperti Ruhut Sitompul karena ini menyangkut partai lain. Kita menyerahkan kepada Pak SBY sanksinya seperti apa, itu aturan main di Demokrat,"ujar Ketua DPP PKB Malik Haramain.
Hal ini disampaikan Malik dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/9/2011).
PKB mendapat informasi Ruhut sudah dua kali mendapat peringatan PD gara-gara pernyataan kontroversial. PKB mendorong Ruhut segera diberi sanksi nyata.
"Kabarnya Ruhut sudah di SP2 oleh PD. Artinya kalau sudah SP2 tapi tetap ember (berbicara sembarangan -red), tidak ada salahnya Pak SBY memberi tindakan yang lebih jauh,"paparnya.
Kalau permohonan PKB agar Ruhut diberi sanksi diabaikan, PKB akan melaporkan Ruhut kepada Badan Kehormatan DPR.
"Kalau PKB akan mempertimbangkan untukmelaporkan Badan Kehormatan DPR. Ya kita harapkan PD memberikan sanksi kepada demokrat," tegasnya.
(van/lh)











































