"Ya silakan Bu Angie bicara sejujurnya yang dia tahu dengan kejadian perkara saya," ujar Rosa di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/9/2011).
Rosa juga berharap supaya Angie menjelaskan komunikasi BBM yang pernah mereka berdua lakukan. Termasuk mengenai sandi 'Apel'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai putusan yang bakal diterima 21 September mendatang, Rosa berharap hakim dapat memvonis dengan ringan. Rosa mengklaim, dari fakta yang ada, peran dia hanya sedikit dalam perkara ini.
"Vonis ini harus berdasarkan fakta dan keadilan," tegasnya.
(nal/nal)











































