"Apa yang dibicarakan di Komisi III sebenarnya bertujuan baik dan menghindari cacat hukum dari proses ini. Karena memang pasal ini debatable, tapi saya sebagai pimpinan DPR meminta Komisi III menyudahi perdebatan itu dan konsentrasi pada fit and proper test terhadap 8 calon pimpinan KPK itu," ujar Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/9/2011).
Kemudian pimpinan akan mengirim surat khusus ke presiden. Tujuannya untuk menjelaskan posisi DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dalam pandangan Priyo, semua capim KPK punya kualitas yang tak jauh beda. Hingga hanya yang paling independen yang akan terpilih.
"Sekarang dalam perkembangan yang terakhir teorinya mudah bagi DPR memilih dari 8 nama. Tapi ternyata justru disini letak kesulitannya karena masing-masing setelah kita telisik lagi masing-masing punya keandalan kelebihan dan kekurangan masing-masing, tapi semua masih dalam standar itu semua," ujarnya.
"Karena calon-calon semua bagus. Jadi setiap calon punya peluang yang sama. Calon yang relatif independen dari kekuatan politik, istana, dan LSM yang akan lolos. Yang menonjol figur yang tidak bisa diintervensi kekuatan parpol, istana, dan LSM," tandasnya.
(van/lh)










































