Di dalam data di Laporan Harta Kekayaan Penyelengara Negara (LHKPN) yang ada di KPK, Muhaimin terakhir melaporkan kekayaanya pada 30 November 2009. Total harta kekayaan Ketua Umum DPP PKB ini mencapai Rp. 6,963 miliar.
Jumlah di atas terdiri dari harta tidak bergerak senilai Rp 4,046 miliar. Harta tidak bergerak tersebut terdiri atas tanah dan bangunan yang semuanya ada di kawasan Jakarta Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Muhaimin juga memiliki harta bergerak lainnya sebesar 17 juta. Giro dan kas senilai 625 juta. Muhaimin tercatat tidak memiliki hutang sama sekali.
Muhaimin sendiri telah membantah dirinya terlibat dalam kasus suap tersebut. Muhaimin menyebut tudingan Farhat Abbas, kuasa hukum pengusaha Dharnawati, yang mengatakan dirinya sebagai penerima uang sebesar Rp1,5 miliar hanya celotehan belaka.
"Selama menjabat sebagai menteri, saya tidak pernah kenal apalagi bertemu dengan pengusaha yang disebut-sebut itu. Mana mungkin saya pinjam uang, ketemu atau ngomong juga tidak pernah," kata Muhaimin, Sabtu (3/9) silam.
(fjp/lh)











































