"Walau sudah aman, kami belum berkantor seperti biasanya. Tadi ke kantor hanya isi absen. Rasanya masih was-was," ungkap RP, salah satu pegawai Pemda Maluku.
Tidak berbeda dengan RS, seorang pegawai pada Dinas Pendidikan Maluku. Ia bahkan mengaku baru akan ke kantor dua minggu lagi.
"Kantor saya jauh dari daerah netral. Mungkin satu atau dua minggu lagi baru berkantor kayak biasa," katanya.
Pantauan detikcom, puluhan PNS juga ditemukan di rumah-rumah kopi dan warung. Sekilas yang dibicarakan hanyalah pertikaian Minggu kemarin.
"Susah memprediksi kondisi aman, terkecuali, kedua komunitas sudah membaur, keluar masuk," ujar RP.
Wakil Gubernur Maluku Said Assagaf kepada detikcom, Rabu (14/9/2011), memerintahkan seluruh PNS di lingkup Pemda Maluku untuk berkantor. "Kami minta semua PNS untuk segera masuk. Kondisi ini sudah kondusif," pinta Assagaf.
Sementara itu, satu dua toko/ruko mulai dibuka. Walaupun sebagian besar belum dibuka, termasuk pusat perbelanjaan Ambon Plaza. Tidak ada lagi ruas jalan yang diblokir.
Puluhan angkutan kota mulai beroperasi, kendati rute yang ditempuh hanya sebatas wilayah masing-masing.
(han/irw)











































