Sindu Malik Bantah Tudingan Sebagai Calo Anggaran

Suap di Kemenakertrans

Sindu Malik Bantah Tudingan Sebagai Calo Anggaran

- detikNews
Selasa, 13 Sep 2011 21:31 WIB
Sindu Malik Bantah Tudingan Sebagai Calo Anggaran
Jakarta - Mantan Pejabat Kemenkeu, Sindu Malik, dituding sebagai calo anggaran salah satunya di kasus suap Kemenakertrans. Namun Sindu membantah tudingan tersebut.

"Tidak. Tidak benar itu," tutur Sindu usai menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (13(/9/2011) malam.

Sebelumnya, anggota dewan dari PKB, Lily Wahid menuding Sindu sebagai calo anggaran. Sindu disebut menawari berbagai proyek anggaran kementerian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertemuan terakhir kira-kira April-Mei lalu. Dia sering menawari saya seperti itu. Memang dia calo anggaran," ujar Lily usai menggelar konferensi pers di Gedung DPR RI, Selasa (13/9). Lily pun yakin Sindu juga mendatangi kader PKB lainnya untuk menawari hal serupa.

Lily menyebutkan, setiap menawarkan proyek, Sindu telah mematok biaya 7,5 persen dari nilai proyek yang akan dibantunya. "Dipotong 7,5 persen untuk keuangan, kalau nanti Ibu mau menambahi untuk PKB, ya Ibu tambahi saja," ucap Lily menirukan kata-kata Sindu yang pernah didengarnya.

Besaran 7,5 persen yang diminta Sindu akan menjadi plafon bagi mark-up nilai proyek yang ditawarinya.

Jika tawarannya diambil, maka nilai proyek akan kembali di mark-up lebih besar untuk memenuhi bagian pihak lain. Tetapi Lily menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima tawaran Sindu.

"Dari oroknya saya sudah begitu, enggak pernah begitu-begituan," tuturnya.

Nama Sindu Malik muncul dari pengakuan pengusaha yang menjadi tersangka suap Dana PPID Tranmigrasi, Dharnawati. Menurutnya, aliran dana suap senilai Rp 1,5 miliar yang diberikannya kepada dua tersangka lain akan dialirkan kepada Muhaimin. Muhaimin pun dikatakannya dekat dengan beberapa nama lain, yaitu Ali Mudhori, Acos, dan Sindu Malik.


(fjr/irw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini