"Pelaku mengaku anggota dari Mabes Polri. Identitasnya palsu, pistolnya mainan," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Setija Junianta kepada wartawan, Selasa (13/9/2011).
Salah satu korban Ahmad adalah Sugiarto (25). Dia diculik pada Sabtu 10 September dinihari di rumahnya di Jalan Jelambar Timur, Jelambar Baru, Jakarta Barat. Kala itu Ahmad beraksi bersama 4 orang rekannya. Salah seorang pelaku berinisial WN (21) merupakan seorang wanita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban ditodong senpi, dimasukkan paksa ke dalam mobil Avanza," ungkap Setija.
Setelah itu, Sugianto diajak berputar-putar ke Cibubur. Di perjalanan Sugianto diminta menghubungi keluarga untuk mengirim uang tebusan sebesar Rp 15 juta. Sugianto juga sempat mengalami penyiksaan selama di dalam mobil.
"Akhirnya keluarga menyanggupi transfer Rp 1,5 juta," katanya.
Menurut Setija, motif pelaku murni karena uang. Berdasarkan hasil penyelidikan, antara pelaku dan korban mengaku tidak saling kenal. Mengenai pengakuan Ahmad kalau aksinya didalangi oleh tetangga Sugianto masih di dalami.
"Itu yang masih kita selidiki," imbuhnya.
Satuan Reserse dan Kriminal Polres Metro Jakarta Barat berhasil meringkus 3 pelaku Ahmad, WN dan DA pada Sabtu siang di Apartemen Mediterania, Kemayoran, Jakarta Pusat. Mereka dijerat pasal 328 dan 170 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.
"3 Tersangka kita tangkap, 2 lagi masih DPO," tandasnya.
(did/lrn)











































