SBY Tak Segan Lanjutkan Program Pemerintahan Terdahulu

SBY Tak Segan Lanjutkan Program Pemerintahan Terdahulu

- detikNews
Selasa, 13 Sep 2011 14:12 WIB
SBY Tak Segan Lanjutkan Program Pemerintahan Terdahulu
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku sempat dikritik lantaran menghidupkan kembali program-program pemerintahan sebelumnya, sehingga dianggap menghidupkan kembali masa-masa Orde Baru.

Namun kritikan tersebut tak dihiraukan oleh SBY. Menurutnya, program-program pemerintah terdahulu akan terus dilaksanakan jika memang dirasa bermanfaat.

"Saya memang dikritik seolah-olah menghidup-hidupkan sesuatu yang sudah lewat. Saya katakan saya bertanggung jawab," kata SBY dalam acara halal bihalal Ibu Negara Ani Yudhoyono dengan pengurus (Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu) SIKIB di Istana Negara, Selasa (13/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Tiap pemerintahan memiliki tugas dan tantangan. Apa yang sudah dilakukan pendahulu, kebijakan atau program yang memang harus kita lanjutkan, mestilah dilanjutkan," ujarnya.

"Jangan ada demam ketika pemerintahan berhenti semua kebijakan dan program lantas dibuang–buang jauh-jauh. Kita akan jadi bangsa yang merugi,” kata SBY.

Menurut SBY, program-program yang telah dilanjutkan oleh para pendahulunya, dari zaman Soekarno hingga Megawati, tetap harus dilaksanakan.

"Program-program yang dilakukan oleh pendahulu-pendahulu saya, Presiden Soekarno, Soeharto, Habibie dan Ibu Megawati, saya mengatakan harus tetap kita lanjutkan. Ini contoh pembangunan bangsa, itu sejatinya kesinambungan dan juga pembaharuan," papar SBY.

SBY meyakini semua presiden yang pernah memimpin Indonesia tentunya ingin berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara. Sementara bangsa memang terus berubah dan berkembang atau biasa disebut transformasi atau reformasi.

Transformasi dan reformasi sendiri, oleh SBY, dimaknai sebagai mempertahankan sesuatu yang memang patut dipertahankan, yaitu kesinambungan. Kemudian melakukan perubahan dan pembaharuan untuk tujuan yang lebih baik.

"Reformasi tidak hanya serba mengubah menjemput, mengganti, tapi reformasi harus kita maknai pula dengan menjaga kesinambungan mempertahankan, melestarikan, memelihara yang nyata-nyata masih tetap relevan dan baik bagi kehidupan ini," kata SBY.

(anw/lrn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads