Gumilar Diberi Gelar 'Rektor UI Anti Buruh Migran'

Gumilar Diberi Gelar 'Rektor UI Anti Buruh Migran'

- detikNews
Selasa, 13 Sep 2011 12:41 WIB
Gumilar Diberi Gelar Rektor UI Anti Buruh Migran
Depok - Jika UI memberi gelar Doctor Honoris Causa (HC) kepada Raja Saudi Arabia, maka Rektor UI Gumilar Rusliwa Somantri diberi 'gelar' sebagai rektor yang tak peduli nasib TKI. Sebuah tugu batu pun didirikan di Kampus UI.

Tugu batu ini dipasang oleh Paguyuban Pekerja UI bersama Migrant Care dalam aksi memprotes rektor UI dan menuntut kesejahteraan pegawai UI di Bundaran Psikologi, Kampus UI, Depok, Selasa (13/9/2011). Tugu batu ini berupa tumpukan batu bulat lonjong sebesar bola sepak yang disusun setinggi 50 cm dan diikat kawat dan tali tambang.

Di sekeliling tugu batu ini, diletakkan 4 batu lain masing-masing diberi tulisan Ruyati 2011, Yanti Irianti 2008, Suwarni 2000, Kartini 1996. Mereka adalah para TKI yang dihukum mati di Saudi Arabia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini monumen pemancungan, sindiran untuk rektor UI yang beri gelar Doctor HC pada Raja Arab Saudi. UI tidak peduli pada pekerja migran di sana," kata Analisis Kebijakan Migrant Care, Wahyu Susilo.

Tugu ini dilengkapi pula dengan sebuah prasasti semen berwarna hitam dengan tulisan putih. "Monumen ini dipancangkan untuk menegaskan pemihakan UI kepada TKI di luar negeri yang disiksa, diperkosa bahkan dibunuh dengan keji, sekaligus bentuk perlawanan kami terhadap penista kemanusiaan di mana pun," demikian tulisan prasasti itu.

Migrant Care juga memberi 'piagam' untuk Rektor UI. Piagam itu bertuliskan, "Migrant Care menganugerahkan Gelar Kehormatan kepada Gumilar Rusliwa Somantri, Rektor UI sebagai Rektor Anti Perlindungan Buruh Migran."

Sejumlah peserta aksi memakai topeng bergambar Gumilar. Sementara aneka spanduk menuntut kesejahteraan pegawai UI juga meramaikan Bundaran Psikologi, tempat aksi berlangsung.

Aksi ini dijaga 10 Satpam UI. Hingga pukul 12.15 WIB, aksi terus berlangsung.

(fay/nrl)


Berita Terkait