"Polemik 8 atau 10 orang calon pimpinan KPK disudahi sajaa. Komisi III DPR fokus saja memilih pimpinan KPK terbaik. Meskipun itu dijadikan catatan bahwa DPR hanya menjalankan sesuai UU, tujuannya itu baik agar tidak ada esensi UU yang dilanggar," ujar Priyo.
Hal ini disampaikan Priyo kepada detikcom, Selasa (13/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"DPR cukup memilih 4 dari 8 nama calon pimpinan KPK yang sudah diajukan pemerintah. Tentu mereka harus memilih pimpinan KPK yang punya kapasitas dan keberanian khusus,"terangnya.
Namun Priyo punya catatan agar pimpinan KPK yang terpilih benar-benar independen. Utamanya menyangkut kepentingan istana, parpol, dan LSM.
"Mereka juga harus independen dari interfensi istana, kepentingan politik parpol maupun LSM. Kalau ada tokoh seperti itu kami pastikan akan loloskan,"imbau Priyo..
Priyo pun membuka peluang Busyro kembali menjadi Ketua KPK. "Sudah bagus Pak Busyro silahkan dilanjutkan kembali," ungkapnya.
(van/gah)










































