Pemerintah Harus Lebih Proaktif Antisipasi Pertikaian Warga

Pemerintah Harus Lebih Proaktif Antisipasi Pertikaian Warga

- detikNews
Selasa, 13 Sep 2011 00:14 WIB
Jakarta - Pemerintah diminta lebih proaktif merespon pertikaian antar warga. Sehingga pertikaian warga yang memakan korban yang terjadi di Ambon, Maluku, tak terulang lagi.

"Pemerintah khususnya aparat keamanan harus lebih proaktif menyikapi bentrok seperti ini. Seringkali dalam kejadian seperti ini yang paling berperan seharunsya polisi yang paling terdepan, jumlah polisinya harus memadai sehingga punya kemampuan untuk menyelesaikan persoalan,"imbau Wakil Ketua DPR Pramono Anung.

Hal ini disampaikan Pramono kepada detikcom, Selasa (12/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Pramono, pemerintah bersama media perlu mengambil sikap bersama. Utamanya dalam menjamin rasa aman dan ketenangan masyarakat.

"Yang paling utama seharusnya ditanamkan bahwa negara kita ini negara yang multikultur dengan masyarakat yang ramah. Selama ini kita dikenal dunia internasional seperti itu. Seringkali karena masalah kecil dan disinformasi itu yang menyebabkan kolektifitas emosional masyarakat. Maka fungsi media diperlukan, fungsi media tidak memanas-manasi tapi meredakan," tandasnya,

Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu meninjau lokasi bentrokan antarwarga di sejumlah titik di Kota Ambon. Kepada pemerintah pusat, Albert melaporkan bahwa kericuhan di Ambon telah mereda.

Karel meninjau lokasi bentrokan bersama Kapolda Maluku Brigjen Polisi Syarief Gunawan serta Pangdam Pattimura, Minggu (11/9/2011). Aparat kepolisian dibantu TNI berusaha melakukan pendekatan terhadap warga untuk tidak saling menyerang.

Kericuhan antarwarga di Ambon diwarnai dengan saling lempar batu, memblokir jalan dan merusak/membakar kendaraan. Massa juga sempat membakar sebuah pos polisi lalu lintas di sekitar Masjid Al Fatah, Ambon, karena kecewa dengan penanganan polisi yang dirasa kurang optimal.

Saat ini kedua belah pihak yang bertikai masih bersiaga di daerahnya masing-masing. Banyak warga yang memilih untuk mengungsi ke Masjid Al Fatah dan juga Masjid Jami Kota Ambon.



(van/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads