Peristiwa itu terjadi di tempat penginapan karyawan RM tersebut, yakni di Jalan Raya Kadu Agung, Desa Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Senin (12/9/2011) pukul 13.00 WIB.
Pelaku sekaligus bos korban bernama Sofyan (60) melarikan diri. Sementara korban, Amel (16), ditemani dua anggota Polsek Tigaraksa masih menjalani proses visum di Rumah Sakit Bojong Pemda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga, akhirnya pelaku mengikuti korban hingga masuk ke kamar penginapan khusus karyawan. "Anak saya diperkosa di sana," katanya.
Setelah puas melampiaskan nafsunya, pelaku kemudian pergi meninggalkan korban.
Kecewa kesuciannya direnggut paksa oleh sang majikan, Amel, karyawan RM Bambu Kuning nekat mencoba menyudahi hidupnya dengan menyayat urat nadi di pergelangan tangannya sendiri.
Beruntung sebelum kehilangan nyawanya, tubuh terkapar Amel sempat ditemukan oleh salah seorang mandor yang juga bekerja di RM Bambu Kuning.
"Amel yang habis diperkosa menjadi stres. Dia menyayat pergelangan tangannya sendiri dengan silet. Sebelum pingsan, Amel sempat berteriak histeris menahan sakit. Hingga teriakan itu terdengar oleh mandor setempat," ujar Lia, salah seorang karyawan RM Bambu Kuning.
Oleh mandor, tubuh Amel kemudian dilarikan ke RS Bojong Pemda guna mendapatkan pertolongan. Meski saat ini kondisinya sudah mulai membaik, namun Amel masih berada di RS Bojong Pemda.
"Memang pak bos suka menggoda Amel. Bahkan terkadang godaannya diiringi dengan aksi colak-colek. Tapi, saya sendiri tak menyangka kalau akhirnya pak bos justru memperkosa Amel," ujar Lia.
(van/gah)











































