"Korban tewas akibat pertikaian kelompok di Ambon berjumlah 6 orang, luka berat 31 orang, luka ringan 139 orang," ujar Gubernur Maluku, Karel Alberth Ralahalu.
Hal tersebut disampaikan Karel usai rapat koordinasi Muspida dengan tokoh agama dan masyarakat di kantor Gubernur Maluku, JL Pattimura, Ambon, Senin (12/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data dari Muspida Pemprov Maluku, korban yang masih diinapkan di tiga RS yang tersebar di Ambon berjumlah 26 orang. Korban yang diinapkan di RSU Al Fatah sebanyak 10 orang, RSUD Dr Haulussy sebanyak 12 orang, dan RS Bhakti Rahayu sebanyak 4 orang.
Bentrok massa di Ambon, pecah Minggu 11 September siang. Hal ini disebabkan salah paham soal tewasnya seorang tukang ojek yang mengalami kecelakaan tunggal. 3 rumah, 2 mobil dan 4 sepeda motor dirusak massa. Polri menerjunkan 400 personel polisi dari Makassar dan Surabaya.
(van/fay)










































