Alif Kuncoro Akui Jadi Mediator PT Bumi Resources dengan Gayus

Alif Kuncoro Akui Jadi Mediator PT Bumi Resources dengan Gayus

- detikNews
Senin, 12 Sep 2011 18:09 WIB
Jakarta - Alif Kuncoro hari ini hadir sebagai saksi untuk Gayus Tambunan di Pengadilan Negeri Tipikor. Alif mengakui dirinya jadi penghubung Gayus dengan PT Bumi Resources.

“Karena adik saya kenal orang dalam PT Bumi Resources, dan saya kenal baik dengan Gayus, ya saya pertemukan,” ujar Alif dalam persidangan, Senin (12/9/2011) sore.

Alif mengungkapkan ada aliran dana dari dirinya ke Gayus, begitu juga sebaliknya. Pria yang memiliki usaha bengkel Moge ini mengaku memiliki kedekatan dengan Gayus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Memang pernah ada aliran dana Rp 25 juta dan Rp 35 juta masuk ke rekening saya. Itu saya kirim ke Gayus karena pernah pinjam uang ke dia. Dan itu karena pertemanan saya saja Pak. Saya juga bilang ke karyawan saya kok, kalau saya pinjam uang ke Gayus,” kata Alif menjawab pertanyaan Ketua Majelis Hakim Suhartoyo.
 
Setelah pernah terjadi transaksi itu, Alif ditanya oleh adiknya, Imam Cahyo Maliki, apakah punya kenalan orang Ditjen Pajak. Sebab Denny Andrianz, kenalan Imam dari PT Bumi Resources, membutuhkan orang yang paham urusan pajak untuk mengurus keberatan banding perusahaaan tersebut yang ditolak pada tahun 2005. Alif kemudian menyodorkan nama Gayus pada Imam.
 
Pertemuan pun digelar di restoran Dapur Sunda, Jakarta. Alif tak membantah pertemuan itu membicarakan masalah banding pajak.

“Waktu itu banyak pertanyaan. Tapi karena saya nggak ngerti, saya nggak nyimak, Pak. Kelanjutannya saya nggak tahu,” terang Alif yang mengenakan batik warna coklat ini.
 
Seperti diketahui, dalam dakwaan, Alif dan adiknya, Imam Cahyo Maliki, disebut sebagai mediator Gayus dengan Denny Adrianz, petinggi PT Bumi Resources, salah satu Grup Bakrie. Pertemuan keempatnya pada 2008 ditindaklanjuti dengan pengurusan banding pajak PT BR oleh Gayus. Sebagai imbalannya, Gayus mendapat duit US$ 1 juta.

(fjp/gun)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini